Baca ini rasanya seperti ditegur. Padahal baru ber-suudzon

Ups.πŸ˜”πŸ˜” Baca ini rasanya seperti ditegur. Padahal baru ber-suudzon, kok hampir tiap saat mengulang doa yang sama tapi tak kunjung dikabulkan. Astaghfirullah, maaf ya Allah.. Terima kasih, saya kembali diingatkan bahwa pada dasarnya Allah tidak pernah melupakan kita, kitalah yang (sadar atau tidak sadar) melupakan Dia. Pilihan-Nya pastilah yang terbaik untuk kita. Waktu pemberian-Nya juga pastilah saat yang dirasa benar-benar tepat untuk kita. Hanya saja, ketidaksabaran terkadang mengalahkan segala pikiran positif tentang-Nya. Keputus-asaan seringkali membutakan mata hati kita untuk tetap berikhtiar dan bertawakkal kepada-Nya. Malu, sudah lupa bahwa Kau begitu sayang terhadap hamba-hamba-Mu termasuk aku. Tolong ingatkan kembali apabila aku salah (lagi, mungkin untuk kesekian kalinya). Kita mulai lagi dari awal? Bismillah :')

0 Komentar

Tinggalkan Komentar Anda